Jago nya Produk lokal go Internasional
Background Image

“Saya tidak mampu di Bidang itu”

a

oleh: Aang Afandi

Ketika seseorang dalam usia belia, mau mencoba itu usaha / bisnis tertentu dalam skala apapun, lantas gagal, mencoba dan gagal lagi, terus mencoba dan gagal lagi. Trus mengatakan, “saya tidak mampu di bidang itu, saya bukan seorang entrepreur, mungkin saya hanya seorang pekerja…” ini merupakan sebuah penyadaran yang luar biasa. Mau memulai, mau merasakan gagal beberapa kali, dan mampu mengidentifikasi alias mengukur kemampuan, talenta dan mintanya. Hal ini menjadi sesuatu yang lebih baik, ketimbang hanya sekedar bermimpi, tanpa mengeksekusi dengan aktivitas apapun.

Dengan mengatakan tidak mampu dalam bidang tertentu, harapannya akan mampu menemukan bidang yang lain, dan dampaknya adalah berpeluang untuk lebih serius menggeluti bidang yang lainnya tersebut. Tatkala entrepreneur bukan menjadi pilihan lagi, maka ketika memilih menjadi seorang pekerja-pun nampaknya akan termotivasi menjadi pekerja yang rajin, penuh semangat bahkan menunjukkan kemampuan berkreasi dan inovasi.

Jika dicermati, ada beberapa pilihan aktivitas kerja / ekonomi, (1) Entrepreneur; (2) Intrapreneur; (3) Pekerja biasa; atau (4) tidak dalam kelompok tersebut (misal: memilih sebagai seorang yang mengelola rumah tangga). Intrapreneur adalah seseorang yang bekerja di institusi swasta / pemerintah, tetapi memiliki karakteristik seperti wirausaha, yakni berani menerima tantangan, berani ambil risiko, berani bekerja dengan target dan dibawah tekanan, dimana tidak semua pekerja berani ambil pilihan tersebut.

Dengan mencoba tadi, maka ini bisa menjadi bagian trial and error dari kemampuan dan karakteristik kita, sekaligus sebagai bentuk mengenali diri lebih dalam. Berikutnya, dimungkinkan model pembelajaran yang selama ini ditekuni oleh anak – anak muda, banyak yang mengarahkan untuk mengembangkan cara fikir dan logika, sekedar memahami teori, dan mengabaikan kemampuan yang lain, seperti kemampuan berkreasi / kreativitas dan inovasi termasuk karakter diri yang mestinya dikembangkan.

Jadi, tak ada salahnya untuk mencoba selagi muda, bermimpilah, lantas wujudkan mimpi melalui cara yang sederhana dan bisa dilakukan. Begitu kita menemukan talanta kita di usia muda, maka akan lebih mudah memupuk dan mengasahnya. Kesempatan Muda hanya sekali.

Malang, 9 Juni 2016

admin

bikinwebsiteonline@gmail.com

No Comments

Post a Comment

You dont have permission to register

Password reset link will be sent to your email