Jago nya Produk lokal go Internasional
Background Image

[Camping] Suko Gombengsari

Merupakan salah satu tempat wisata camping ground di Banyuwangi, tempat itu dikenal karena beberapa kali diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah beberapa event tahunan Banyuwangi. Wisata camping ground gombengsari awalnya dikenal merupakan desa penghasil kopi yang produksinya sudah banyak digemari masyarakat kopi telah menjadi komoditas utama bagi penduduk Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Gombengsari. Kita dapat melihat proses mengolah kopi dari biji hingga bubuk dan langsung menikmati kopi bersama sajian lain atau makanan ringan. Varian yang ditawarkan di tempat ini adalah Kopi lanang dan beberapa warga juga berinisiatif untuk membuat merk sendiri. Selain itu kita melanjutkan perjalanan menuju daerah budidaya kambing etawa, Kalipuro merupakan peternakan kambing terbesar di Banyuwangi. Terdapat lebih dari 10.000 ekor kambing dan sebagian besar dimiliki warga Gombengsari. Disana kita bisa melihat langsung bagaimana peternak melakukan proses pemerahan susu kambing persilangan. Seusai proses pemerahan, susu steril ini dapat dibeli dan bisa langsung dicicipi dalam keadaan segar.

Tak jauh dari desa di wilayah Gombengsari terdapat hutan biasa yang berada di perkampungan desa suko yang belum dimanfaatkan untuk menjadi potensi wisata, namun oleh bupati Bapak Abdullah Azwar Anas memiliki ide untuk mengelola hutan tersebut. Setelah pembangunan infrastruktur selesai hutan tersebut dimanfaatkan untuk pariwisata dan sebagai tempat diadakannya event – event Banyuwangi, seperti yang baru terlewati yaitu bakar sate 7.500 tusuk daging kambing etawa.

Event bakar sate 7.500 tusuk daging kambing diadakan untuk memperkenalkan lagi produk peternakan kambing etawa yang ada di Gombengsari. 7.500 tusuk daging kambing berada pada acara tersebut diperoleh dari 20 ekor kambing etawa, yang sudah dikemas untuk siap dibakar. Cara pembakaran sate pada event tersebut tidak biasa, yaitu dengan menancapkan tusuk sate yang sudah ada daging kambing ke pelepah pisang dan dibakar diatas bara api tak lupa diputar agar matang merata. Peminat sate pada saat event bakar sate sangat besar, buktinya setelah daging matang orang – orang pengunjung event langsung menyerbu sate. Panitia pelaksana kegiatan juga menyiapkan nasi bungkus dan bumbu kacang gratis untuk pengunjung.

Wisata camping ground sendiri memiliki cuaca yang sejuk dan lahan seluas 10 hektar, tempat ini dipenuhi dengan pohon mahoni yang berumur puluhan tahun. Satu hektar dari luas keseluruhan, dipergunakan untuk taman wisata dan camping ground. Ditempat ini kita bisa menemukan spot foto berbentuk hati dan hammock. Bila pengunjung lapar bisa makan di kedai – kedai yang ada di sekitar wisata camping ground. Biaya yang dikeluarkann hanya untuk membayar parkir kendaraan sedangkan biaya masuk tidak dikenakan biaya apapun. Berikut jalur menuju ke lokasi camping ground Sumber Manis, lampu merah Jalan Hos Cokroaminoto belok kiri lurus ke utara sampai masuk ke Jalan Raden Wijaya lurus ke utara hingga ada pertigaan lapangan Kecamatan Kalipuro belok kiri ke arah barat lalu sekitar 2 km terdapat perempatan belok kanan sampai menemukan jalan bercabang kemudian ambil sisi kiri jalan menuju Suko atau Kaliklatak lurus terus kebarat dan lokasi camping ground berada di kanan jalan. Akses jalan yang mudah dan dapat dituju dengan kendaraan apapun, jarak yang ditempuh juga tidak terlalu jauh. Namun untuk berkemah disana kita harus membawa peralatan kemah sendiri, karena di wisata tersebut hanya menyediakan tempat tidak disertai peminjaman alat – alat perkemahan.

Jika ingin tahu lebih banyak tentang apa lagi yang ada di Gombengsari dan keseruan event – event yang akan diadakan disana, silahkan berkunjung dan nikmati keindahan alam di Camping Ground Suko, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi

admin

bikinwebsiteonline@gmail.com

No Comments

Post a Comment

You dont have permission to register

Password reset link will be sent to your email