Jago nya Produk lokal go Internasional
Background Image

[Camping] The Survival and Outbond Team

The Survival and Outbound Team (TSOT) merupakan camping ground yang biasa digunakan untuk Pendidikan dan pelatihan (Training Camp). TSOT terletak di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan sekitar 60 km sebelah selatan Surabaya, tepatnya di salah satu kawanan kaki dan lereng pegunungan Arjuno-Welirang dan berada pada ketinggian sekitar 800 m di atas permukaan laut. Udaranya sejuk khas pegunungan pun terasa jika berkunjung di sana.

TSOT merupakan tempat camping untuk Pendidikan dan Pelatihan bagi para Siswa yang biasanya mengadakan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa). Tempat ini asik dan cocok sekali untuk kegiatan-kegiatan pelatihan Bersama. Suasana yang sejuk dan asri membuat siapapun yang berkunjung disini terasa nyaman.  Selain untuk pelatihan LDKS, The Survival and Outbound Team (TSOT) biasanya digunakan sebagai tempat camping wisatawan lokal. DI TSOT, terdapat banyak fasilitas antaralain tempat makan, aula, mushalla, lapangan serba guna, kolam renang, barak, dan lain-lain. Camping Ground ini buka setiap hari dari pukul 06.00 – 21.00 WIB.

Disini saya akan sedikit cerita tentang pengalaman saya bermalam di The Survival and Outbound Team (TSOT) saat SMA. Saat saya kelas 11, SMA saya mengadakan pelatihan LDKS dan tempat tujuan yang akan digunakan sebagai pelatihan LDKS adalah di The Survival and Outbound Team (TSOT) di Prigen. Saya membawa pakaian ganti dan alat mandi karena semua kebutuhan sudah disediakan disana. Saya berangkat dari sekolah ke The Survival and Outbound Team (TSOT) jam 06.00 WIB menggunakan bus pariwisata. Saya tiba di The Survival and Outbound Team (TSOT) pukul 08.00 WIB dan langsung diarahkan ke barak untuk menata barang-barang. Lalu, saya pergi ke lapangan dan melaksanakan upacara pramuka. Setelah itu kami langsung ke inti acara yaitu outbond bersama teman-teman. Sekitar 3 jam kami outbond dan dilanjutkan dengan pelatihan kepemimpinan. Untuk melatih kepemimpinan, saya diberi studi kasus untuk memecahkannya sebagai seorang pemimpin.

Kemudian, agenda kami makan layaknya militer, dilarang mengangkat piring dan tidak boleh bersuara. Setelah makan, kami kembali ke acara yang bernama Game Strategy dimana permainan tersebut bertujuan untuk menguji ketangkasan dan kecerdasan sebagai calon pemimpin. Ada lagi permainan agar lebih seru yaitu permainan benteng air dimana tiap pos nya tidak boleh terkena siraman air. Setelah bersenang-senang sampai waktu maghrib tiba, kami di arahkan ke aula untuk agenda selanjutnya yaitu Hypnoterapi yang mempunyai tujuan utama membuat siswa mempunyai kepribadian yang kuat. Tiap siswa disuruh untuk memjamkan mata dan mendengarkan sugesti yang diucapkan pihak sana. Kemudian, setelah acara Hypnoterapi selesai, dilanjutkan dengan  kegiatan ESQ (Emotional and Spiritual Quest). Setelah serangkain acara dari pagi sampai malam selesai, pukul 22.00 WIB kami diarahkan ke barak untuk istirahat. Untuk hari kedua, rangkaian acaranya hampir sama seperti hari pertama, tetapi diakhiri dengan upacara bendera didalam air. Setelah upacara selesai kami mengemas barang-barang dan kembali ke bus untuk pulang ke daerah asal, Sidoarjo.

Ini merupakan sedikit cerita pengalaman pelatihan di camping ground The Survival and Outbound Team (TSOT). Secara keseluruhan, tempat ini sangat mengasyikkan dan recommended bagi keluarga dan khususnya pemuda zaman now. Tempat yang nyaman, bersih dan asri membuat siapa saja akan menikmati bila berkunjung disini. Untuk mengingatkan juga, tempat ini merupakan wilayah bebas asap rokok sehingga kesegaran udaranya terjamin. Sekian review The Survival and Outbound Team ­(TSOT). Kami berharap tempat wisata lokal semakin maju dan semakin berinovasi.

 

admin

bikinwebsiteonline@gmail.com

No Comments

Post a Comment

You dont have permission to register

Password reset link will be sent to your email